
Judul “the mobile God” bukanlah suatu bentuk kelatahan kontemporer masa kini yang serba mobile (layaknya: mobile phone, mobile computer, mobile internet dll.). “Mobile God” adalah sebuah pemahaman tentang Allah dalam konteks kemajemukan agama dilihat dari perspektif paradigma postmodernisme. Dengan demikian, diharapkan, kita bisa lebih berdaya dalam mengarungi samudera kehidupan ini.
Di sini, kita tidak membicarakan masalah rincian-rincian kecil. Tetapi, kita sedang membicarakan masalah gambaran besar; sebuah gambaran yang sangat menentukan bagaimana kita menjalani hidup ini. Betapa menentukannya gambaran besar ini, dapat dijelaskan dengan sebuah cerita sebagai berikut:
“Saya berada di dalam bangunan yang aneh dan tersesat masuk
Read more [...].